You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Karangtengah Prandon
Desa Karangtengah Prandon

Kec. Ngawi, Kab. Ngawi, Provinsi Jawa Timur

“Terwujudnya Pemerintahan yang Jujur dan Adil serta Bertanggungjawab dalam Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat”

Profil Masyarakat Desa

ZELLYN DINDA RAHINI 03 Januari 2025 Dibaca 1.058 Kali

PROFIL MASYARAKAT DESA KARANGTENGAH PRANDON

  1. KEADAAN PENDUDUK

No

Jenis Kelamin

Jumlah

(%)

1

2

Laki-Laki

Perempuan

2.771

2.900

48,86 %

51,14 %

 

Jumlah

5671

100 %

Tabel 1. Jumlah penduduk berdasarkan Jenis Kelamin pada Tahun 2025

 

No

Jenis Kelompok

Jumlah

%

Laki-Laki

%

Perem

puan

%

1

0 S/D 1 TAHUN

37

0,65%

17

0,30%

20

0,35%

2

2 S/D 4 TAHUN

72

1,27%

39

0,69%

33

0,58%

3

5 S/D 9 TAHUN

245

4,32%

121

2,13%

124

2,19%

4

10 S/D 14 TAHUN

337

5,94%

160

2,82%

177

3,12%

5

15 S/D 19 TAHUN

359

6,33%

163

2,87%

196

3,46%

6

20 S/D 24 TAHUN

434

7,65%

217

3,83%

217

3,83%

7

25 S/D 29 TAHUN

459

8,09%

235

4,14%

224

3,95%

8

30 S/D 34 TAHUN

421

7,42%

204

3,60%

217

3,83%

9

35 S/D 39 TAHUN

437

7,71%

223

3,93%

214

3,77%

10

40 S/D 44 TAHUN

494

8,71%

256

4,51%

238

4,20%

11

45 S/D 49 TAHUN

392

6,91%

209

3,69%

183

3,23%

12

50 S/D 54 TAHUN

392

6,91%

189

3,33%

203

3,58%

13

55 S/D 59 TAHUN

402

7,09%

186

3,28%

216

3,81%

14

60 S/D 64 TAHUN

372

6,56%

180

3,17%

192

3,39%

15

65 S/D 69 TAHUN

338

5,96%

156

2,75%

182

3,21%

16

70 S/D 74 TAHUN

198

3,49%

96

1,69%

102

1,80%

17

DI ATAS 75 TAHUN

282

4,97%

120

2,12%

162

2,86%

 

JUMLAH

5671

100,00%

2771

48,86%

2900

51,14%

Tabel 2. Jumlah penduduk berdasarkan umur data Akhir Tahun 2025

  1. MATA PENCAHARIAN

Mata Pencaharian Secara umum mata pencaharian warga masyarakat Desa Karangtengah Prandon dapat teridentifikasi kedalam beberapa bidang mata pencaharian, seperti petani,buruh tani, PNS/TNI/POLRI, karyawan swasta, pedagang, buruh bangunan/tukang, peternak.

Jumlah penduduk berdasarkan mata pencaharian dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

No.

Macam Pekerjaan

Jumlah

Persentase

1

BELUM/TIDAK BEKERJA

1120

19,75%

2

MENGURUS RUMAH TANGGA

647

11,41%

3

PELAJAR/MAHASISWA

814

14,35%

4

PENSIUNAN

40

0,71%

5

PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS)

128

2,26%

6

TENTARA NASIONAL INDONESIA (TNI)

9

0,16%

7

KEPOLISIAN RI (POLRI)

22

0,39%

8

PERDAGANGAN

31

0,55%

9

PETANI/PEKEBUN

472

8,32%

10

INDUSTRI

24

0,42%

11

KONSTRUKSI

2

0,04%

12

TRANSPORTASI

2

0,04%

13

KARYAWAN SWASTA

1258

22,18%

14

KARYAWAN BUMN

12

0,21%

15

KARYAWAN BUMD

2

0,04%

16

KARYAWAN HONORER

10

0,18%

17

BURUH HARIAN LEPAS

30

0,53%

18

BURUH TANI/PERKEBUNAN

56

0,99%

19

BURUH PETERNAKAN

2

0,04%

20

PEMBANTU RUMAH TANGGA

5

0,09%

21

MEKANIK

1

0,02%

22

SENIMAN

1

0,02%

23

DOSEN

1

0,02%

24

GURU

45

0,79%

25

PENGACARA

1

0,02%

26

BIDAN

2

0,04%

27

PERAWAT

5

0,09%

28

SOPIR

3

0,05%

29

PEDAGANG

43

0,76%

30

PERANGKAT DESA

11

0,20%

31

BIARAWATI

1

0,02%

32

WIRASWASTA

871

15,36%

 

JUMLAH

5608

100,00%

Tabel 3. Jumlah Penduduk Menurut Mata Pencaharian Berdasarkan tabulasi data tersebut dapat dijelaskan, di Desa Karangtengah Prandon jumlah penduduk yang mempunyai mata pencaharian Karyawan Swasta ada 22,18 %. Dari Jumlah tersebut kehidupannya bergantung di sektor usaha ada 15,36%, dan sekitar 9,35 % dari total jumlah penduduk bergantung pada sektor pertanian dan peternakan.

  1. PENDIDIKAN

Pendidikan adalah merupakan suatu hal penting dalam memajukan tingkat Kesejahteraan pada umumnya dan tingkat perekonomian pada khususnya. Dengan tingkat pendidikan yang tinggi akan mendongkrak tingkat kecakapan. Tingkat kecakapan akan mendorong tumbuhnya ketrampilan kewirausahaan. Pada gilirannya mendorong munculnya lapangan pekerjaan baru. Dengan sendirinya membantu program pemerintah untuk pembukaan lapangan kerja baru guna mengatasi penggangguran. Pendidikan biasanya akan dapat mempertajam sistematika pikir atau pola pikir individu, selain itu mudah menerima informasi yang lebih maju.

Dibawah ini tabel yang menunjukkan tingkat rata-rata pendidikan warga Desa Karangtengah Prandon :

No.

Tingkat Pendidikan

Jumlah

(%)

1

TIDAK / BELUM SEKOLAH

1409

24,22%

2

BELUM TAMAT SD/SEDERAJAT

397

7,00%

3

TAMAT SD / SEDERAJAT

1024

18,35%

4

SLTP/SEDERAJAT

639

11,32%

5

SLTA / SEDERAJAT

1871

33,04%

6

DIPLOMA I / II

13

0,23%

7

AKADEMI/ DIPLOMA III/S. MUDA

51

0,84%

8

DIPLOMA IV/ STRATA I

246

4,26%

9

STRATA II

18

0,32%

10

STRATA III

0

0,00%

 

Jumlah :

5671

100 %

Tabel 4. Jumlah Penduduk Desa Karangtengah Prandon Yang menamatkan sekolah Berdasarkan data kualitatif yang diperoleh menunjukkan bahwa di Karangtengah Prandon kebanyakan penduduk hanya memiliki bekal pendidikan formal pada level pendidikan SD sebanyak 18,35 %, pendidikan SLTP sebenyak 11,32 % dan SLTA sebanyak 33,04%. Sementara yang dapat menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi sebesar 5,65 %.

  1. SOSIAL BUDAYA

Tahun Baru Hijriyah dimaknai sebagai tahun baru Suro atau yang dikenal Suroan. Nama ini diambil dari bulan Asyuro dalam kalender Hijriyah/Islam. Dalam memperingatinya pun bercampur antara doa-doa agama Islam dan laku-laku yang biasa yang dijalankan tradisi masyarakat Jawa. Secara individual di dalam keluarga masyarakat Desa Karangtengah Prandon, tradisi jawa lama dipadu dengan agama terutam Islam, juga masih tetap dipegang. Tradisi dilakukan selain sebagai kepercayaan yang masih diyakini sekaligus digunakan sebagai bagian cara untuk bersosialisasi dan berinteraksi di masyarakat. Misalkan, tradisi mengirim doa untuk orang tua atau leluhur dilakukan dengan mengundang tetangga dan kenalan yang disebut Selametan. Selametan ini biasanya dilakukan mulai dari satu sampai tujuh hari keluarga yang ditinggal mati, yang disebut Tahlilan. Selanjutnya selametan hari keseratus dari tanggal kematian yang disebut Selametan Nyatus, memperingati hari yang ke satu tahun disebut Mendak dan memperingati hari yang ke tiga tahun namanya Nyewu. Peringatan tanggal kegiatan dilakukan dengan menggunakan kalender atau tanggalan Jawa. Bersyukur kepada Tuhan karena dikaruniai anak pertama pada tradisi masyarakat Desa Karangtengah Prandon juga masih berjalan, disebut Mitung Wulan ketika kandungan ibu menginjak usia tujuh bulan. Kegiatan tradisi yang masih dilakukan oleh Masyarakat Desa Karangtengah Prandon yang lainnya seperti kegiatan Nyadran dilakukan dengan menyelenggarakan nanggap gambyong. Selanjutnya, ada tradisi nyadran yang terbilang cukup popular dan masyarakat sangat antusias memperingatinya.

Kegiatan ini adalah salah satu kegiatan bersama yang dilakukan untuk menghormati para leluhur yang telah berjasa dalam merintis tumbuhdan berkembangnya Desa ada acara tersebut masyarakat membuat nasi tumpeng yang kemudian dikumpulkan di pusat kegiatan yaitu di Sendang. Dalam kegiatan Nyadran ini biasanya juga diselenggarakan tontonan rakyat semisal wayang purwa, Gambyong atau bahkan organ tunggal. Masyarakat Desa Karangtengah Prandon tumplek bleg dalam kegiatan ini, sebab warga masyarakat yang sedang merantau di daerah lain pun ikut pulang untuk merayakan acara sakral ini.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 2.216.634.397,40 Rp 2.217.894.500,00
99.94%
Belanja
Rp 2.160.032.250,00 Rp 2.211.015.068,00
97.69%
Pembiayaan
Rp 11.750.000,00 Rp 6.879.431,92
170.8%

APBDes 2025 Pendapatan

Lain-Lain Pendapatan Asli Desa
Rp 232.800.000,00 Rp 232.800.000,00
100%
Dana Desa
Rp 1.068.013.000,00 Rp 1.068.013.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 107.822.500,00 Rp 107.822.500,00
100%
Alokasi Dana Desa
Rp 804.699.645,00 Rp 809.259.000,00
99.44%
Bunga Bank
Rp 3.299.252,40 Rp 0,00
100%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 1.098.546.690,00 Rp 1.125.154.893,00
97.64%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 706.330.000,00 Rp 722.560.000,00
97.75%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 63.535.000,00 Rp 63.565.000,00
99.95%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 220.150.000,00 Rp 220.150.000,00
100%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 71.470.560,00 Rp 79.585.175,00
89.8%